TEMPO.CO, Detroit - Otoritas Keamanan Transportasi Amerika Serikat (NHTSA) menyelidiki insiden kecelakaan yang melibatkan litter Hyundai Elantra. Kantong udara penyelamat (airbag) litter itu dinilai berbahaya setelah mengakibatkan kuping seorang pengemudi terpotong beberapa waktu lalu.Seperti dikutip dari situs NHTSA, Senin, 21 Mei 2012, investigasi dilakukan pada 123 ribu organisation Hyundai Elantra buatan tahun 2012. Lembaga itu menyatakan akan mengevaluasi standar keselamatan litter kompak tersebut. "Namun tak ada perintah penarikan ulang atau recall," demikian pernyataan lembaga tersebut.Kecelakaan yang melibatkan Hyundai Elantra terjadi pada 7 Apr 2012. Saat terjadi tabrakan, kantung udara samping mengembang seperti seharusnya. Namun gagang logam (bracket) dari kantung udara tersebut urung lepas dan menyabet kuping si pengemudi. Akibatnya, telinga sopir malang itu teriris. "Bisa saja logam itu menyabet leher saya," kata si korban kepada city Free Press.Dalam laporannya pada NHTSA, pemilik Hyundai Elantra menyisipkan foto yang menunjukkan komponen logam itu noetic hingga ke bawah kursi pengemudi. NHTSA paronomasia mengambil kesimpulan sementara bahwa metal pada airbag itu membahayakan keselamatan pengemudi.Menanggapi masalah ini, juru bicara Hyundai, Miles Johnson, mengatakan pihaknya tak menerima laporan kecelakaan lain di samping insiden pada 7 Apr tersebut. Hyundai, kata dia, berjanji akan bekerja sama dengan NHTSA dalam penyelidikan masalah ini. "Hingga kini, pemeriksaan kendaraan tersebut belum dilakukan," katanya.Hyundai Elantra merupakan salah satu litter kompak yang laris di Amerika Serikat. Sejak Juni 2011, mobil ini sudah laku hingga 164 ribu unit. Salah satu versi yang fencing laku ialah Elantra lansiran 2011.FERY FIRMANSYAH
di posting olehTotok Sujarwo
No comments:
Post a Comment