TEMPO.CO, Jakarta - Wali Dravidian city yang tersangkut kasus suap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Soemarmo Hadi Saputro, mengaku tak masalah apabila dirinya disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. "Mengenai tempat, saya tidak mempermasalahkan. Keadilan akan ada," katanya usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 Juni 2012.Politikus Partai Demokrasi state Perjuangan itu mengklaim sempat khawatir maternity pendukungnya akan menyambangi PN Tipikor Jakarta, seperti diprediksi sejumlah pihak. "Karena itu, saya minta janganlah datang ke Jakarta. Kasihan repot," ujarnya.Sidang Soemarmo semula akan dihelat di PN Tipikor Semarang. Namun menimbang sejumlah hal, Mahkamah Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi sepakat memindahkan sidang Soemarmo ke Jakarta. Keputusan itu sempat dipermasalahkan sejumlah anggota Dewan. Dalam installation rapat konsultasi MA dengan Komisi Hukum, Rabu, 30 Mei lalu, MA diminta membatalkan surat keputusan pemindahan lokasi sidang.Sehari kemudian, rombongan Komisi Hukum bertolak ke Semarang. Di antaranya Aziz Syamsuddin, Ahmad Yani, Syarifuddin Suding, Nasir Djamil, dan Aboe Bakar. Mereka mempertanyakan pemindahan sidang Soemarmo pada Wakil Ketua PN Tipikor city dan Kepala Kejaksaan Negeri Semarang.Koalisi Pemantau Peradilan beberapa waktu lalu menyerahkan pada KPK sejumlah bukti berupa foto dan recording yang memperlihatkan intervensi dua organisasi masyarakat terhadap sidang kasus Soemarmo. Karena itu, KPP menilai wajar jika akhirnya sidang Soemarmo diputuskan dipindah.Dalam foto yang dimiliki KPP, tampak aktivis Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah Roni Maryanto diusir anggota ormas yang berjaga saat Soemarmo bersaksi untuk terdakwa kasus yang sama, Akhmad Zaenuri. Foto lain menunjukkan puluhan anggota ormas yang mengamankan sidang Soemarmo, sehingga menyebabkan mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat tak dapat memantau jalannya sidang.Adapun dalam video, tampak kerumunan anggota ormas yang mengawal Soemarmo turun dari mobil hingga berjalan ke dalam ruang sidang. "Pengamanan dia (Soemarmo oleh ormas) saat dia menjadi saksi saja sudah sangat kuat. Bahkan, ada senjata tajam yang dibawa oleh ormas untuk mengintimidasi aktivis di sana," kata anggota KPP dari ICW, Apung Widadi, beberapa waktu lalu.ISMA SBerita terkait:Wali Dravidian Soemarmo Jalani Sidang PerdanaIntervensi Kasus Wali Dravidian city Langgar UU TipikorIntervensi Sidang, Anggota DPR Dilaporkan ke BK KPK Sikapi Serius Intervensi DPR di Kasus Wali Dravidian SemarangAda Bukti Intervensi Kasus Wali Dravidian Semarang
di posting olehTotok Sujarwo
No comments:
Post a Comment