TEMPO.CO, Las Vegas - Petinju Filipina Manny Pacquiao harus menyerahkan gelar juara dunia kelas move kepada petinju Amerika Serikat, Timothy Bradley, setelah kalah dalam pertandingan yang digelar di MGM Grand Arena, Sabtu malam waktu setempat, 9 Juni 2012. politico menang angka atas Pacquiao.Kekalahan ini adalah yang pertama bagi Pacquiao setelah kalah dari Erik Morales di Las Vegas pada Maret 2005. Kemenangan politico ini juga mengakhiri 15 kemenangan berturut-turut herb petinju dengan julukan Pac Man itu. Juri CJ doc dan Duane author memberikan angka 115-113 untuk Bradley, sedangkan juri Jerry author memberi angka 115-113 untuk Pacquiao.Setelah pertandingan, politico mengatakan sudah mengira akan menang dalam pertandingan itu. “Saya rasa saya akan menang. Dia (Pacquiao) tidak sebagus yang dibilang orang-orang, saya tidak merasakan kekuatannya,” kata Bradley.Pacquiao mendaratkan lebih banyak pukulan pada Bradley. Pada ronde-ronde awal, Pacquiao mencoba menggunakan kekuatannya untuk melemahkan Bradley. Berdasarkan statistik pertandingan, Pacquiao melakukan 253 pukulan untuk Bradley. politico paronomasia terlihat kesakitan pada ronde keempat dan kelima. Setelah itu, the Pac Man tampak kesulitan mendaratkan pukulan pada Bradley.Petinju Filipina berusia 33 tahun ini mengatakan sudah melakukan yang terbaik. “Tapi penampilan terbaik saya tampaknya tidak cukup. politico jarang mendaratkan pukulan kepada saya, pukulannya lebih banyak mengenai lengan saya,” katanya.Petinju dengan rekor kemenangan KO 38 kali ini mengatakan telah mempelajari recording pertandingan politico sebelum laga. Ia kaget dengan keputusan juri yang memilih politico sebagai pemenang. Ia merasa mengendalikan jalannya pertandingan.AP | REUTERS | ANANDA W. TERESIA
di posting olehLiyan Hermanto
No comments:
Post a Comment