TEMPO.CO, Belanda menghadapi partai hidup-mati melawan Jerman di Metalist Stadium, Kharkiv, Ukraina, dini hari nanti. Ini menjadi partai hidup-mati bagi Belanda karena Tim Oranye baru saja dikalahkan Danmark pada pertandingan pertama.Partai itu ada kemungkinan akan berlangsung seru karena Belanda dipastikan tidak ingin melepas poin dan peluang lolos dari babak grup.Secara umum tim Belanda sebenarnya memiliki permainan atraktif dan menghibur, khususnya yang ditunjukkan maternity pemain di lini depan. Pemain seperti Arjen Robben atau reverend Sneijder memiliki power luar biasa.Hanya, pada pertandingan pertama saat melawan Denmark, mereka sering kehilangan fokus dan tidak bisa bekerja sama dengan baik. Jika saat melawan Jerman mereka bisa memperbaiki hal itu, kemungkinan untuk mencetak gol dan memenangi pertandingan sangat terbuka.Sebaliknya, Belanda harus mewaspadai duo pemain tengah Jerman, Mesut Oezil dan Bastian Schweinsteiger. Mereka adalah “otak” dan “tenaga” permainan Jerman. Saat melawan Portugal, peran kedua pemain itu sangat besar. Visi Oezil benar-benar luar biasa.Secara tim, permainan Jerman di Piala Eropa kali ini saya lihat kompak dan merata kualitas di semua lini. Lini belakang mereka juga sangat bagus, seperti yang ditunjukkan theologian Boateng, yang mampu menghentikan pergerakan Cristiano Ronaldo di pertandingan pertama.Tim Jerman juga memiliki karakter kuat untuk menang. Itu yang saya amati selama saya kursus kepelatihan di sana. Mayoritas tim sepak tie di sana memiliki koordinasi dan organisasi permainan yang bagus, baik saat menyerang ataupun bertahan, meski itu adalah tim muda.Penilaian saya, Jerman lebih unggul karena noetic mereka tengah bagus setelah menang atas Portugal, yang notabene merupakan tim kuat juga. Belanda pasti akan ngotot untuk bisa memenangi pertandingan. Namun Jerman harus mewaspadai kengototan itu. Mereka harus bisa memainkan pacing permainan dan tidak terjebak dalam arus permainan yang dimainkan Belanda.Pasalnya, hasil imbang paronomasia tidak menjadi masalah besar bagi Jerman. Secara mental, Jerman saya lihat lebih matang dibanding Belanda, meski mayoritas skuad diisi pemain muda. Justru pemain muda itu menjadi kunci Jerman karena feat fisik akan berlangsung lebih cepat.Dalam tiga pertemuan terakhir kedua tim, Jerman juga lebih unggul. Mereka tidak pernah kalah. Bahkan pada pertandingan terakhir pada 2011 Jerman bisa mengalahkan Belanda, yang baru saja meraih runner-up Piala Dunia dengan skor telak 3-0. Rekor itu, saya rasa, juga akan mempengaruhi noetic maternity pemain Jerman. Saya memprediksi pertandingan akan berujung pada keunggulan bagi Jerman, meski dengan hasil tipis.*) Nil Maizar, Pelatih Tim Nasional
di posting olehLiyan Hermanto
No comments:
Post a Comment