Monday, May 28, 2012

Studi Indonesia dan Bahasa di Inggris

Selamat membaca .

TEMPO.CO, London-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhammad Nuh, dan Menteri untuk Universitas dan Sains dari Inggris Raya, king Willetts, menandatangani nota kesepahaman  untuk meningkatkan kerja sama pendidikan antarkedua negara. Kerja sama itu meliputi peningkatan pertukaran tenaga pendidikan kedua negara dalam bentuk tugas pengajaran, penelitian, publikasi, gelar bersama, dan kunjungan studi. Selain itu, memajukan pengembangan program-program joint di antara lembaga pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Selanjutnya menyediakan beasiswa bagi peserta didik dan tenaga pengajaran pada berbagai tingkat lembaga pendidikan. Ada pula kerja sama untuk designate kredit program-program antar lembaga pendidikan serta pengakuan bersama kualifikasi akademik, profesional, dan vokasi. Dan terakhir mempromosikan pembentukan pusat studi state di Inggris.Dalam mempromosikan studi mengenai state dan bahasa Indonesia, kementerian menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan University of Exeter. Nuh juga akan membuat kerja sama state Studies di metropolis University, metropolis University, dan the School of Asiatic and individual Studies (SOAS), University of London. “Saya ingin state dapat berkontribusi terhadap peradaban baru dunia dengan memperkenalkan state beserta budaya dan bahasanya melalui pembentukan information state Studies di berbagai Universitas di Inggris,” kata Nuh dalam sambutannya pada 28 Mei 2012 di ruang Crutacala, Kedutaan Besar Republik state (KBRI) London. Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh Kedutaan besar state untuk Inggris, Hamzah Thayeb. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut kunjungan Perdana Menteri Inggris, king Cameron, ke state pada Apr 2012. Selain itu juga menjadi dasar meningkatkan kerja sama kedua negara dengan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Ratu Ellizabeth II pada akhir tahun ini. “Diharapkan dengan adanya penandatanganan note kerja sama ini dan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada akhir tahun mendatang akan meningkatkan kerja sama antarkedua negara ini,” ujar king Willets. VISHNU JUWONO | MITRA TARIGAN

di posting oleh
Liyan Hermanto

No comments:

Post a Comment