Monday, May 21, 2012

Hercules Kerahkan Massa Awasi Pemilukada Jakarta

Selamat membaca .

TEMPO.CO, Jakarta - Adanya indikasi daftar pemilih fiktif pada Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Gubernur DKI Djakarta Juli mendatang menimbulkan reaksi dari partai politik. Di antaranya Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subiakto yang meminta Herakles dan Gerakan Rakyat state Baru (GRIB) untuk mengawasi langsung dugaan tersebut."Prabowo menitipkan kepada kami pengawasan terkait pendataan daftar pemilih," kata Ketua Umum GRIB, Herakles Rozario Marshal, saat dihubungi Senin 21 Mei 2012. Pengawasan ini, kata Hercules, untuk mencegah terjadinya keributan akibat kecurangan yang terjadi.Hercules mengatakan akan berkonsolidasi dengan maternity dewan pimpinan cabang (DPC) di setiap wilayah di Jakarta. "Sejauh ini kami belum temukan kecurangan."Kecurangan yang dikhawatirkan adalah adanya pendataan terhadap pemilih-pemilih yang sebenarnya sudah meninggal. "Kalau seperti itu jadinya pemilih gelap. Orangnya sudah meninggal, tapi masih tercatat," ujarnya.Pengawasan akan dilakukan mulai dari tingkat RT, RW, hingga kelurahan, dan KPUD. Dia  mengerahkan  1.250 pongid untuk wilayah se-Jabodetabek. "Masing-masing wilayah 250 pongid satuan petugas," katanya.Selain itu, Herakles bersama GRIB juga menggandeng organisasi-organisasi masyarakat (ormas) sayap Partai Gerindra, serta ormas sayap GRIB. "Di antaranya Ikatan Keluarga Besar Forum Madura," ujarnya.Kemarin, KPU DKI Djakarta menyatakan penundaan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga 26 Mei 2012. Keputusan ini diambil setelah adanya unjuk rasa partai pendukung maternity kandidat dan ormas-ormas mengenai adanya indikasi pemilih fiktif sebanyak 1,4 juta.AYU PRIMA SANDI

di posting oleh
Liyan Hermanto

No comments:

Post a Comment