TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta beberapa perusahaan nasional yang bergerak di bidang energi untuk mendukung gerakan penghematan energi yang bakal dimulai pada Juni sampai tahun-tahun berikutnya. (Baca: Presiden SBY: Penghematan Energi Mulai Juni)"Secara khusus, kepada jajaran Pertamina, saya minta untuk meningkatkan usaha eksplorasi dan produksi, termasuk di negara-negara lain," kata Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 29 Mei 2012 malam.Menurut dia, langkah itu merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan jumlah produksi minyak state yang dari tahun ke tahun cenderung menurun. "Pada saat yang sama, tingkatkan efisiensi dalam perdagangan minyak mentah dan BBM dengan mengutamakan pembelian langsung ke sumber-sumber utama," Yudhoyono berujar. (Baca: Lima Langkah Hemat BBM Nasional ala SBY)SBY meminta jajaran PT PLN untuk menghentikan pembangunan pembangkit listrik yang menggunakan BBM. "Sebaliknya, perluas dan tingkatkan pembangunan pembangkit listrik dengan energi baru dan terbarukan, seperti listrik tenaga surya, panas bumi, tenaga air, dan biomasa," kata Yudhoyono.Selain itu, Perusahaan Gas Negara (PGN) diminta mempercepat dan memperluas pembangunan infrastruktur jaringan transmisi dan distribusi pedal yang sangat penting bagi pelaksanaan konversi BBM ke Bahan Bakar Gas untuk sektor transportasi, pembangkit listrik, industri, serta rumah tangga. "Pastikan pada saatnya nanti seluruh daerah akan dapat diberikan dukungan pedal sesuai kebutuhannya," kata SBY.PRIHANDOKOBerita Terkait:Lima Langkah Hemat BBM Nasional ala SBY SBY: state Punya Dua Masalah EkonomiStrategi SBY Bereskan Masalah EkonomiPresiden SBY: Penghematan Energi Mulai JuniSBY: Pemerintah dan BUMN Berilah Contoh Hemat BBMPresiden SBY: Penghematan Energi Mulai Juni
di posting olehTotok Sujarwo
No comments:
Post a Comment